FF: Oppa
“Nara, gwenchana?”
“Gwenchanayo.” jawab cewek yang dipanggil Nara itu. Namun wajahnya yang sendu menunjukkan kebohongan dari jawabannya.
“Kalo kau baik saja, lalu kenapa wajahmu terlihat sedih? Hmm?” cowok itu pun kembali bertanya. Tak ada jawaban dari Nara, yang terdengar selanjutnya adalah isak tangis Nara. Cowok itu merasa terkejut melihat Nara menangis. Lalu, dia mengusap puncak kepala Nara, berusaha menenangkannya.
“Uljima...” ucap cowok itu, masih mengusap-usap rambut Nara. Namun, cowok itu segera menarik Nara ke dalam pelukannya saat tangis Nara semakin menjadi-jadi.
“Nara-ya! Kenapa kau menangis?”
Lagi- lagi Nara tidak menjawab. Cowok itu pun semakin mempererat dekapannya.
“Nara...”
“Oppa...” panggil Nara pada cowok itu.
“Ne?”
“Kau terlalu kencang memelukku. Aku sulit bernapas.”
“Ah, mianhae.” Cowok yang dipanggil Oppa itu segera melepas dekapannya pada Nara. Oppa mengusap air mata Nara yang masih mengalir.
“Apa kau mau menceritakannya sekarang?” Oppa mengangkat dagu Nara dan menatap mata coklet Nara dengan penuh kelembutan.
“Oppa.... Hiks... Aku menangis karena.... Huhuhuhuhuhuhuhu....” Nara kembali terisak. Oppa segera mengusap kembali air mata Nara.
“Oppa hiks... Aku sangat.... hiks... lapaaaaaaaarrrr...... huhuhuhuhuhuhuhuhuhu....”
Oppa tersenyum mendengar jawaban Nara. Dia sudah sangat panic tadi.
“Kaja.” Ajak Oppa sambil menarik tangan Nara.









0 Response to "FF: Oppa"
Posting Komentar